Memperkaya Otak Dengan Organisasi

Rabu, 17 Februari 2010



Pasti salah satunya kalian akan memilih kegiatan ekstrakulikuler apa yang akan kalian pilih bukan? Dan tentunya banyak ekstrakulikuler yang menarik untuk diikuti.
Saya pun juga seperti itu, pertama kali saya masuk SMP pilihan saya, saya berfikir kegiatan ekstrakulikuler apa yang akan saya ikuti. Setelah saya mengetahui ekstrakulikuler apa saja yang ada di sekolah, saya memutuskan untuk mengikuti kegiatan KIR.

Saya merasa tertarik untuk melakukan percobaan dan penelitian. Dan itulah alasan saya mengikuti kegiatan KIR tersebut.



Mungkin ada yang bertanya apa sih itu KIR?

KIR adalah sinkatan dari Karya Ilmiah Remaja yang merupakan salah satu kegiatan ekstrakulikuler dimana di dalam kegiatan tersebut siswa dengan didampingi guru akan melakukan penelitian atau kegiatan ilmiah yang sistematis dan terorganisir, terfokus pada masalah tertentu yang membutuhkan solusi, sehingga dapat diartikan sebagai kegiatan penelitian berkelanjutan dan lebih mendalam. Di dalam penelitian berkelanjutan juga mencakup pengamatan, pengujian dan ekperimentasi yang dilakukan secara sistematis, cermat, objektif, kritis, dan logis.


Teman- teman, apa yang akan kalian lakukan setelah kalian diterima di sekolah pilihan kalian?

Seperti kegiatan ekstra kulikuler yang lain, kegiatan Karya Ilmiah Remaja memiliki tujuan supaya remaja dapat melahirkan science dan technology.
Supaya remaja dapat melahirkan science dan technology, perlu melakukan beberapa tahapan yang akan diberikan ketika mengikuti kegiatan Karya Ilmiah Remaja.Dalam kegiatan Karya Ilmiah Remaja, kita juga didampingi oleh guru. Guru akan memberikan bimbingan, pengarahan, dan memotifasi kita. Sehingga kita dapat mengembangkan ilmu kita tentang science dan technologi yang lebih mendalam.

Banyak keuntungan yang akan kita dapatkan dengan mengikuti kegiatan Karya Ilmiah Remaja, diantaranya:
1. Kita dapat mengembangkan ilmu kita tentang science dan technology.
2. Kita dapat memecahkan masalah dengan melakukan percobaan dan penelitian ilmiah yang sistematis, cermat, objektif, kritis, dan logis. Sehingga hasil dari percobaan dan penelitian ilmiah tersebut bersifat objektif dan komunikatif.
3. Dapat membuat kita berhipotesis kejadian yang akan terjadi pada pecobaan dan penelitian disertai dengan alasan- alasan yang logis.
4. Kita dapat memberikan bukti kebenaran iilmu pengetahuan yaitu dengan membuktikan hipotesis menjadi tesis yang akan menjadi pengetahuan baru.
5. Dapat membuat cara berpikir kita berkembang secara nyata dan ilmiah, sehingga dapat membuat kita tertarik dengan suatu masalah dan ingin memecahkan masalah tersebut dengan kata lain dapat memotifasi kita menghasilkan penelitian atau karya ilmiah baru.

Untuk menghasilkan penelitian yang baik perlu modal utama yang perlu disiapkan, yaitu ketelitian dan ketekunan.

Dengan mengikuti kegiatan Karya Ilmiah Remaja kita, para remaja dapat mengembangkan inspirasinya dengan berhipotesis, mengobservasi permasalahan, meneliti sehingga dapat membuktikan hipotesis menjadi tesis, menyelesaikan masalah dan bahkan dapat menghasilkan penelitian yang baik melalui percobaan dan penelitian.
Sehingga kegiatan Karya Ilmiah Remaja merupakan salah satu kegiatan ekstrakulikuler yang dapat memacu remaja berpikir secara ilmiah dan menyelesaikan masalah dengan sistematis, cermat, objektif, kritis.

Selain kegiatan Karya Ilmiah Remaja, masih ada kegiatan ektrakulikuler lainnya yang juga dapat mengembangkan ilmu kita.

Tetaplah Berprestasi Melalui Kegiatan Ekstra Kulikuler.

0 komentar: