KENANGAN di SMA N 1 KLATEN BERSAMA SEGTION

Rabu, 25 April 2012



Ku habiskan dua tahunku ini bersekolah di SMA N 1 Klaten dan ditempatkan dikelas Akselerasi angkatan ke-7 bersama 23 kawan yang lain. Begitu banyak kenangan bersama mereka sebelum kita benar-benar harus berpisah. Disini ada foto tentang kenangan kita saat kelas X dan XI untuk yang kelas XII menunggu kita lulus dulu ya fotonya belum terkumpul. hehe. Ini aku persembahkan untuk kawan-kawanku SEGTION


Yang pertama dimulai setelah masuk di sekolah adalah MOS, ngrasain ribetnya persiapan MOS namun ada keseruan tersendiri:




Memulai tahun pertama dengan 27 anak di kelas ada


                Sehabis pramuka, karena hujan sekalian aja hujan-hujan sambil foto-foto buat kenangan

 Anal-anak cowok di kelas, sebenarnya ada 8 anak tapi tau deh kemana yang lainnya

 Anak-anak alim berjilbab namun tetap eksis di kamera

Pembuatan mading kelas untuk HUT sekolah 

Sebelum mengakhiri kelas 1 dimana kelas kehilangan 3 anak yang memutuskan pindah kelas, kelas aksel mengadakan pentas seni, ini tentang pra pensi, saat pensi juga pasca pensi





Memasukki kelas XI ada serangkaian kegiatan yang begitu berkesan mulai dari tesa, kartinian sampai outbond











Acara bakar jagung waktu outbond

Sekian, kelanjutannya masih menunggu :))

Ragam Pencahayaan dalam Fotografi

Selasa, 19 April 2011



1. Over Exposure

Yang dimaksude over exposure adalah pencahayaan yang berlebih. Penyebar kelebihan pencahayaan ini adalah pengaturan aperture dengan shutter speed yang tidak sesuai. Jika dilihat di garis matering, posisi jarum matering berada di areal plus (+). Akibat dari kelebihan pencahayaan, foto yang dihasilkan tampak didominasi warna putih/terang.

Ada yang menyebut kelebihan pencahayaan ini dengan istilah harz. Over exposure juga bisa disebabkan oleh sambaran lampu kilat yang terlalu kuat/ Hal ini bisa terjadi jika jarak antara obyek dengan lampu kilat (flash) terlalu dekat atau si pemotret terlalu penuh mengatur output flash.





2. Under Exposure
Kebalikan dari over exposure, adalah kekurangan pencahayaan. Penyebabnya pun sama, tidak sesuainya pengaturan shutter speed dan aperture (-). Under exposure biasanya juga disebabkan oleh sambaran flash yang terlalu lemah. Hal ini bisa terjadi jika jarak antara objek dengan flash terlalu jauh atau si pemotret terlalu minim mengatur output flash.




3. Cahaya dari Depan Objek
Memotretlah dengan keadaan objek menghadap sinar, bukan pemotret yang menghadap sinar. Cahaya yang datang dari depan objek akan menyinari tubuh secara merata. Wajah objek tampak jelas. Jika pada sebagian wajah objek ada sedikit bayangan (shadow), hal ini tidak mengurangi hasil foto, justru menambah nuansa foto.




4. Cahaya dari Belakang Objek
Saat memotret objek di luar ruangan (outdoor) sebaiknya menghindari pengambilan gambar yang menantang matahari. Pemotretan dengan menantang matahari, tubuh objek akan tampak gelap. Apalagi jika kondisi matahari terlalu kuat maka seluruh objek akan tampak hitam. Hasil foto seperti ini bisa menghasilkan foto siluet.





5. Cahay Pagi Hari

Memotret objek dengan memanfaatkan pencahayaan di pagi hari sangat disarankan. Pasalnya, cahaya pagi hari akan menghasilkan tonal warna yang lembut. Hasil foto yang didapatkan relatif bagus, baik objek landscape (pemandangan) maupun objek manusia.




6.Cahaya Siang Hari

Memotret objek pada siang hari sangat tidak disarankan karena sifat pencahayaan yang terlalu kuat sehingga foto yang dihasilkan cenderung over exposure, meskipun pengaturan aperture dan shutter speed sudah sesuai.




7. Cahaya Sore Hari

Pemanfaatan cahaya sore hari sangat dianjurkan dalam pemotretan. Sifat pencahayaan pada sore hari sama dengan pagi hari. Apalagi saat intensitas cahaya matahari sedikit berkurang, pada pukul 16.00 ke bawah.





8. Cahaya Malam Hari

Pemanfaatan cahaya pada malam hari sebenarnya memanfaatkan cahaya yang dihasilkan oleh lampu sebagai cahaya luar. Jangan terlalu mengandalkan flash karena hasilnya nanti akan tidak alami. Untuk menyiasatinya, pemotret bisa menggunakan shutter speed rendah tanpa tambahan lampu flash. Sayangnya, shutter speed yang rendah akan membuat foto menjadi tidak maksimal, maka dari itu, untuk mengatasinya pemotret bisa dibantu dengan penggunaan tripod.